Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Kali ini kami akan bahas mengenai Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!. Mughirah bin Syu’bah meriwayatkan, dia pernah meminang seorang perempuan. Kemudian Nabi Saw. mengatakan kepadanya: “Lihatlah dia! Sebab melihat itu lebih bisa menjamin untuk mengekalkan kamu berdua”.

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan  Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Dalam Islam ta’aruf berarti suatu perbuatan pengenalan dan pendekatan kepada calon pasangan yang dilaksanakan sebelum melangsungkan pernikahan. Tujuan ta’aruf merupakan mengetahui kriteria calon pasangan. Ta’aruf tidak bisa disamakan dengan pacaran yang orientasinya hanya mengarah pada kenikmatan sesaat.

Sesungguhnya pacaran yang Islami itu tak ada. Perempuan muslim boleh mengenal banyak laki-laki asalkan tidak untuk dipacari, melainkan pelaksanaan seleksi sebelum menetapkan untuk menikah. Perempuan muslimah boleh menjadi inisiator dalam berta’aruf mengingat perempuan juga mempunyai hak memilih laki-laki yang sesuai untuk diajak nikah dengannya.

Pada umumnya, laki-laki-lah yang lazimnya menjadi inisiator ta’aruf. Meski posisi perempuan hanya dipilih. Seandainya laki-lakinya merasa layak dan keluarga perempuan juga pantas karenanya kebanyakan mereka sependapat untuk melangsungkan pernikahan.

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Ta’aruf wajib dilakukan untuk saling mengenal lebih jauh karakter masing-masing. Namun sepertinya masyarakat kita masih tabu seandainya perempuan agresif menanyakan karakter calon pasangannya. Media ta’aruf bagi perempuan muslim idealnya tidak terbatas ketika akan melangsungkan pernikahan.

Kebanyakan orang membayangkan bahwa ta’aruf dijalankan lantaran perkenalan antara laki-laki dan perempuan tak berjalan apa adanya, melainkan karena dibantu oleh orang lain (maksudnya dijodohkan / dikenalkan dengan perantara orang lain).

Pergaulan perempuan muslim zaman kini tidak dapat disamakan dengan situasi zaman dulu, di mana ruang gerak perempuan betul-betul diatur. Perernpuan dahulu hanya boleh bergaul dengan sesama perempuan dan ruang geraknya hanya di kawasan dalam negeri (di rumah dan sekitarnya saja).

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Ta’aruf yang tak bertentangan dengan hak-hak perempuan memiliki pengertian bahwa perempuan mempunyai ruang yang cukup luas untuk memilih calon pasangannya. Resmi-sah saja dikala perempuan muslimah melakukan seleksi ketat cocok dengan kriteria yang diinginkan. Posisinya setara dengan laki-laki yang juga dapat memilih.

Perempuan muslimah yang mahir bergaul dengan banyak orang tidak fair kalau kemudian dalam memutuskan jodohnya cuma terbatas satu opsi. Alternatif yang terbaik yaitu pantas dengan selera ia, bukan selera yang orang lain.

Perjodohan yang berujung pemaksaan kehendak kepada perempuan lazimnya masih dikerjakan oleh keluarga yang merasa bahwa laki-laki pilihan orangtua ialah yang terbaik diperbandingkan dengan laki-laki yang dia kenal dari pergaulan sehari-harinya.

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Pengaruh dari ta’aruf yang belum memperhatikan hak perempuan dapat mengakibatkan penyesalan dari perempuan. Ta’aruf lazimnya bersifat formal sehingga kesan yang ditimbulkan sangat kaku dan tidak bebas. Masing-masing pihak enggan untuk menanyakan sesuatu yang sifatnva privasi.

Ini lebih baik seandainya ta’aruf dilaksanakan atas inisiatif berdua dan dijembatani oleh teman atau saudara yang mengerti dengan maksud hati dari masing-masing tanpa intervensi dari orang tua. Waktu untuk mengerjakan ta’aruf juga tidak bisa dibatasi.

Minimal hingga masing-masing mendapatkan kejelasan yang diinginkan. Kepura-puraan tak mungkin terjadi karena di sini melibatkan pihak ketiga. Janji untuk jujur dan apa adanya menjadi jembatan yang bisa memudahkan pengerjaan ta\’aruf ke arah yang lebih serius (nikah).

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Perbedaan Ta’aruf dengan Pacaran

Dipandang dari aktivitasnya, ta’aruf lebih bersifat perkenalan dan tak ada aktivitas zina yang bersifat pornografi maupun pornoaksi. Untuk mengetahui karakter pasangan, tak perlu diadakan pendekatan yang sifatnya intim.

Kita bisa mencari informasi via teman dekatnya, saudara-saudaranya atau menanyakan secara segera kepada yang bersangkutan. Risiko berta’aruf akan membawa dampak kebaikan kedua belah pihak. Sekiranya berlanjut sampai ke level pernikahan karenanya kedua belah pihak tidak akan merasa tertipu.

Antara ta’aruf dengan pacaran sifatnya hampir sama yakni perkenalan, ada juga yang mengatakan pacaran sebagai pelaksanaan penjajakan sebelum menikah. Yang berbeda yakni kesibukan dan tujuannya. Pacaran lebih condong ke praktik zina, pegang-pegangan, pelukan, kecupan, kencan, malahan hingga mengarah ke hubungan seks.

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Lazimnya, orang yang pacaran selalu berkeinginan kelihatan sempurna di mata pasangannya. Pun, identitasnya disembunyikan karena takut seandainya pasangannya tidak berharap menerima dengan keadaan yang sebenarnya. Seumpama, bergaya sebagai orang kaya, janda mengaku perawan, intinya segala serba ditutup-tutupi, dan tidak menjadi diri sendiri.

Sifat kepura-puraan hal yang demikian berimbas fatal sekiranya relasi itu berlangsung sampai ke jenjang pernikahan. Mereka akan saling kecewa dengan sifat aslinya baru diketahui sesudah menikah. Intensitas waktu pacaran cuma bertemu beberapa saat betul-betul berbeda dengan hidup pascapernikahan. Dari bangun tidur sampai tidur lagi orang yang dihadapi sama merupakan suami atau istri.

Timbulnya kekerasan dalam rumah tangga kerap kali dikarenakan suami istri dalam pernikahannya tak jujur, sehingga konflik akan senantiasa muncul dalam perjalanan rumah tangganya.

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Lalu bagaimana jikalau pacaran itu dilakukan dengan tak berjumpa secara seketika?

Sedangkan pacaran tidak dilaksanakan bersua secara lahiriah atau via komunikasi telepon / dunia online tetap saja dilarang. Zina bisa dilaksanakan melalui media telepon maupun dunia maya.

Dengan fasilitas komunikasi semacam ini, dapat saja kita bermesra-mesraan dengan pacar, bisa memuaskan nafsu dengan saling memperlihatkan komponen tubuh yang diinginkan, melalui kamera yang terpasang di handphone atau internet contohnya. Kenyataannya, kasus pembohongan yang terjadi saat ini banyak diakibatkan oleh perkenalan lewat dunia maya.

Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!

Pengaruh yang diwujudkan dari pacaran seperti ini yaitu dampak psikis / stress berat. Perempuan lazimnya mengalami traumatik yang lebih besar dibanding laki-laki. Apalagi, jikalau dalam berpacaran perempuan tersebut telah melaksanakan hal-hal yang tidak cocok dilaksanakan.

Perempuan akan merasa bahwa dirinya sudah tak perawan lagi, sehingga dalam pergaulan dengan lawan jenisnya ia merasa minder dan tak layak untuk dicintai. Berbeda dengan laki-laki yang lebih santai dengan keadaan sulit yang pernah dialaminya. Alangkah ini dikarenakan tak ada bukti yang dilabelkan kepada laki-laki yang pernah bermain-main dengan perempuan.

Penjajakan biasanya dilaksanakan untuk mengenal calon suami maupun istri sebelum menikah. Alangkah indahnya seandainya penjajakan hal yang demikian dijalankan dengan media ta’aruf bukan pacaran. Dengan niat yang sungguh-sungguh untuk mengenal lebih jauh calon pasangannya, insya Allah akan terdapat pencerahan dari pasangan hal yang demikian.

Sekian info seputar Mengetahui Pengertian dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran? Kenapa Engga!, semoga post kali ini bermanfaat untuk sahabat semua. Tolong post ini disebarluaskan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *