Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Topik kita sekarang ialah Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam. Mughirah bin Syu’bah meriwayatkan, dia pernah meminang seorang perempuan. Kemudian Nabi Saw. mengatakan kepadanya: “Lihatlah dia! Karena melihat itu lebih bisa menjamin untuk mengekalkan kau berdua”.

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Dalam Islam ta’aruf berarti suatu perbuatan pengenalan dan pendekatan kepada calon pasangan yang dijalankan sebelum melangsungkan pernikahan. Tujuan ta’aruf yaitu mengetahui kriteria calon pasangan. Ta’aruf tak bisa disamakan dengan pacaran yang orientasinya cuma mengarah pada kenikmatan sesaat.

Hakekatnya pacaran yang Islami itu tak ada. Perempuan muslim boleh mengenal banyak laki-laki asalkan tak untuk dipacari, tetapi progres seleksi sebelum menentukan untuk menikah. Perempuan muslimah boleh menjadi inisiator dalam berta’aruf mengingat perempuan juga mempunyai hak memilih laki-laki yang sesuai untuk diajak nikah dengannya.

Pada lazimnya, laki-laki-lah yang umumnya menjadi inisiator ta’aruf. Walaupun posisi perempuan cuma dipilih. Kalau laki-lakinya merasa sesuai dan keluarga perempuan juga pantas maka kebanyakan mereka sepakat untuk melangsungkan pernikahan.

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Ta’aruf semestinya dikerjakan untuk saling mengetahui lebih jauh karakter masing-masing. Tapi sepertinya masyarakat kita masih tabu jika perempuan agresif menanyakan karakter calon pasangannya. Media ta’aruf bagi perempuan muslim idealnya tidak terbatas ketika akan melangsungkan pernikahan.

Kebanyakan orang membayangkan bahwa ta’aruf dijalankan lantaran perkenalan antara laki-laki dan perempuan tidak berjalan apa adanya, melainkan karena dibantu oleh orang lain (maksudnya dijodohkan / dikenalkan dengan perantara orang lain).

Pergaulan perempuan muslim zaman sekarang tidak dapat disamakan dengan situasi zaman dahulu, di mana ruang gerak perempuan amat dipegang. Perernpuan dulu hanya boleh bergaul dengan sesama perempuan dan ruang geraknya cuma di kawasan dalam negeri (di rumah dan sekitarnya saja).

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Ta’aruf yang tidak bertentangan dengan hak-hak perempuan mempunyai pengertian bahwa perempuan mempunyai ruang yang cukup luas untuk memilih calon pasangannya. Resmi-legal saja saat perempuan muslimah menjalankan seleksi ketat pantas dengan kriteria yang diinginkan. Posisinya sepadan dengan laki-laki yang juga dapat memilih.

Perempuan muslimah yang jago bergaul dengan banyak orang tak fair kalau kemudian dalam memastikan jodohnya cuma terbatas satu alternatif. Alternatif yang terbaik yakni sesuai dengan selera dia, bukan selera yang orang lain.

Perjodohan yang berujung pemaksaan kehendak kepada perempuan umumnya masih dilaksanakan oleh keluarga yang merasa bahwa laki-laki opsi ayah dan bunda yaitu yang terbaik dibandingkan dengan laki-laki yang ia kenal dari pergaulan sehari-harinya.

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Pengaruh dari ta’aruf yang belum melihat hak perempuan dapat mengakibatkan penyesalan dari perempuan. Ta’aruf lazimnya bersifat formal sehingga kesan yang ditimbulkan betul-betul kaku dan tidak bebas. Masing-masing pihak tidak mau untuk menanyakan sesuatu yang sifatnva privasi.

Ini lebih bagus bila ta’aruf dilaksanakan atas inisiatif berdua dan dijembatani oleh sahabat atau saudara yang paham dengan maksud hati dari masing-masing tanpa intervensi dari orang tua. Waktu untuk mengerjakan ta’aruf juga tidak dapat dikendalikan.

Minimal hingga masing-masing memperoleh kejelasan yang diharapkan. Kepura-puraan tak mungkin terjadi karena di sini melibatkan pihak ketiga. Komitmen untuk jujur dan apa adanya menjadi jembatan yang dapat mempermudah pengerjaan ta\’aruf ke arah yang lebih serius (nikah).

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Perbedaan Ta’aruf dengan Pacaran

Dipandang dari aktivitasnya, ta’aruf lebih bersifat perkenalan dan tidak ada kesibukan zina yang bersifat pornografi ataupun pornoaksi. Untuk mengetahui karakter pasangan, tak perlu diadakan pendekatan yang sifatnya intim.

Kita bisa mencari isu melalui sahabat dekatnya, saudara-saudaranya atau menanyakan secara langsung kepada yang bersangkutan. Risiko berta’aruf akan membawa dampak kebaikan kedua belah pihak. Apabila berlanjut hingga ke jenjang pernikahan karenanya kedua belah pihak tidak akan merasa tertipu.

Antara ta’aruf dengan pacaran sifatnya hampir sama ialah perkenalan, ada juga yang mengatakan pacaran sebagai pelaksanaan penjajakan sebelum menikah. Yang berbeda ialah kesibukan dan tujuannya. Pacaran lebih condong ke praktik zina, pegang-pegangan, pelukan, ciuman, kencan, malah sampai mengarah ke hubungan seks.

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Biasanya, orang yang pacaran senantiasa berharap menonjol sempurna di mata pasangannya. Malahan, identitasnya disembunyikan karena takut jikalau pasangannya tak ingin menerima dengan kondisi yang sesungguhnya. Semisal, bergaya sebagai orang kaya, janda mengaku perawan, intinya segala serba ditutup-tutupi, dan tidak menjadi diri sendiri.

Sifat kepura-puraan tersebut berakibat fatal jikalau kekerabatan itu berlangsung sampai ke tingkatan pernikahan. Mereka akan saling kecewa dengan sifat aslinya baru dikenal setelah menikah. Intensitas waktu pacaran cuma berjumpa beberapa saat sungguh-sungguh berbeda dengan hidup pascapernikahan. Dari bangun tidur hingga tidur lagi orang yang dihadapi sama adalah suami atau istri.

Timbulnya kekerasan dalam rumah tangga kerap kali dikarenakan suami istri dalam pernikahannya tak jujur, sehingga perselisihan akan selalu timbul dalam perjalanan rumah tangganya.

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Lalu bagaimana kalau pacaran itu dilakukan dengan tak bersua secara seketika?

Meski pacaran tidak dilaksanakan berjumpa secara jasmaniah atau lewat komunikasi telepon / dunia online konsisten saja dilarang. Zina bisa dikerjakan via media telepon ataupun dunia online.

Dengan fasilitas komunikasi semacam ini, bisa saja kita bermesra-mesraan dengan pacar, dapat memuaskan nafsu dengan saling memperlihatkan bagian tubuh yang diharapkan, melewati kamera yang terpasang di handphone atau dunia online umpamanya. Kenyataannya, kasus pembohongan yang terjadi saat ini banyak diakibatkan oleh perkenalan melewati dunia maya.

Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam

Pengaruh yang diciptakan dari pacaran seperti ini yakni imbas psikis / syok. Perempuan umumnya mengalami traumatik yang lebih besar dibanding laki-laki. Apalagi, seandainya dalam berpacaran perempuan tersebut sudah melakukan hal-hal yang tidak sesuai dijalankan.

Perempuan akan merasa bahwa dirinya sudah tidak perawan lagi, sehingga dalam pergaulan dengan lawan jenisnya dia merasa minder dan tidak pantas untuk dicintai. Berbeda dengan laki-laki yang lebih santai dengan dilema yang pernah dialaminya. Betapa ini dikarenakan tak ada bukti yang dilabelkan kepada laki-laki yang pernah bermain-main dengan perempuan.

Penjajakan umumnya dilaksanakan untuk mengetahui calon suami ataupun istri sebelum menikah. Alangkah cantiknya sekiranya penjajakan tersebut dijalankan dengan media ta’aruf bukan pacaran. Dengan niat yang sungguh-sungguh untuk mengetahui lebih jauh calon pasangannya, insya Allah akan terdapat pencerahan dari pasangan hal yang demikian.

Demikian info terkait dengan Mengetahui Deskripsi dan Perbedaan Taaruf dengan Pacaran Sesuai Agama Islam, semoga artikel ini mencerahkan teman-teman semua. Tolong postingan ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *