Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Pembahasan kita kali ini ialah Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!. Mughirah bin Syu’bah meriwayatkan, ia pernah meminang seorang perempuan. Kemudian Nabi Saw. mengatakan kepadanya: “Lihatlah dia! Karena mengamati itu lebih dapat menjamin untuk mengekalkan kamu berdua”.

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Dalam Islam ta’aruf berarti suatu tindakan pengenalan dan pendekatan terhadap calon pasangan yang dijalankan sebelum melangsungkan pernikahan. Tujuan ta’aruf adalah mengetahui kriteria calon pasangan. Ta’aruf tak dapat disamakan dengan pacaran yang orientasinya cuma mengarah pada kenikmatan sesaat.

Sebetulnya pacaran yang Islami itu tidak ada. Perempuan muslim boleh mengetahui banyak laki-laki asalkan tak untuk dipacari, tetapi progres seleksi sebelum memutuskan untuk menikah. Perempuan muslimah boleh menjadi inisiator dalam berta’aruf mengingat perempuan juga mempunyai hak memilih laki-laki yang sesuai untuk diajak nikah dengannya.

Pada biasanya, laki-laki-lah yang umumnya menjadi inisiator ta’aruf. Meskipun posisi perempuan hanya dipilih. Bila laki-lakinya merasa layak dan keluarga perempuan juga cocok maka kebanyakan mereka sepakat untuk melangsungkan pernikahan.

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Ta’aruf seharusnya dikerjakan untuk saling mengenal lebih jauh karakter masing-masing. Tetapi sepertinya masyarakat kita masih tabu kalau perempuan agresif menanyakan karakter calon pasangannya. Media ta’aruf bagi perempuan muslim idealnya tidak terbatas ketika akan melangsungkan pernikahan.

Kebanyakan orang membayangkan bahwa ta’aruf dilakukan lantaran perkenalan antara laki-laki dan perempuan tak berjalan apa adanya, tetapi sebab dibantu oleh orang lain (maksudnya dijodohkan / dikenalkan dengan perantara orang lain).

Pergaulan perempuan muslim zaman kini tak bisa disamakan dengan situasi zaman dahulu, di mana ruang gerak perempuan sangat dikontrol. Perernpuan dulu cuma boleh bergaul dengan sesama perempuan dan ruang geraknya cuma di wilayah domestik (di rumah dan sekitarnya saja).

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Ta’aruf yang tak bertentangan dengan hak-hak perempuan memiliki pengertian bahwa perempuan memiliki ruang yang cukup luas untuk memilih calon pasangannya. Resmi-resmi saja dikala perempuan muslimah melakukan seleksi ketat sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Posisinya berimbang dengan laki-laki yang juga dapat memilih.

Perempuan muslimah yang jago bergaul dengan banyak orang tak fair sekiranya kemudian dalam memastikan jodohnya hanya terbatas satu opsi. Alternatif yang terbaik yakni sesuai dengan selera ia, bukan selera yang orang lain.

Perjodohan yang berujung pemaksaan kehendak kepada perempuan umumnya masih dilaksanakan oleh keluarga yang merasa bahwa laki-laki pilihan bapak dan ibu merupakan yang terbaik dibandingi dengan laki-laki yang ia kenal dari pergaulan sehari-harinya.

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Pengaruh dari ta’aruf yang belum memandang hak perempuan dapat mengakibatkan penyesalan dari perempuan. Ta’aruf umumnya bersifat formal sehingga kesan yang ditimbulkan benar-benar kaku dan tak bebas. Masing-masing pihak ogah untuk menanyakan sesuatu yang sifatnva privasi.

Ini lebih bagus jikalau ta’aruf dikerjakan atas inisiatif berdua dan dijembatani oleh sahabat atau saudara yang mengerti dengan maksud hati dari masing-masing tanpa intervensi dari ayah dan bunda. Waktu untuk mengerjakan ta’aruf juga tak bisa dipegang.

Minimal hingga masing-masing mendapat kejelasan yang diharapkan. Kepura-puraan tak mungkin terjadi sebab di sini melibatkan pihak ketiga. Komitmen untuk jujur dan apa adanya menjadi jembatan yang dapat memudahkan proses ta\’aruf ke arah yang lebih serius (nikah).

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Perbedaan Ta’aruf dengan Pacaran

Diamati dari aktivitasnya, ta’aruf lebih bersifat perkenalan dan tak ada aktivitas zina yang bersifat pornografi ataupun pornoaksi. Untuk mengetahui karakter pasangan, tidak perlu diadakan pendekatan yang sifatnya intim.

Kita bisa mencari kabar via sahabat dekatnya, saudara-saudaranya atau menanyakan secara lantas kepada yang bersangkutan. Risiko berta’aruf akan membawa akibat kebaikan kedua belah pihak. Seandainya berlanjut hingga ke tahapan pernikahan maka kedua belah pihak tidak akan merasa tertipu.

Antara ta’aruf dengan pacaran sifatnya hampir sama ialah perkenalan, ada juga yang mengatakan pacaran sebagai pengerjaan penjajakan sebelum menikah. Yang berbeda yaitu kesibukan dan tujuannya. Pacaran lebih condong ke praktik zina, pegang-pegangan, pelukan, kecupan, kencan, bahkan sampai mengarah ke hubungan seks.

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Biasanya, orang yang pacaran selalu mau nampak total di mata pasangannya. Malahan, identitasnya disembunyikan sebab takut kalau pasangannya tidak berkeinginan mendapatkan dengan keadaan yang hakekatnya. Misalnya, bergaya sebagai orang kaya, janda mengaku perawan, intinya segala serba ditutup-tutupi, dan tak menjadi diri sendiri.

Sifat kepura-puraan hal yang demikian berimbas fatal kalau relasi itu berlangsung sampai ke jenjang pernikahan. Mereka akan saling kecewa dengan sifat aslinya baru dikenal sesudah menikah. Intensitas waktu pacaran cuma berjumpa beberapa saat betul-betul berbeda dengan hidup pascapernikahan. Dari bangun tidur hingga tidur lagi orang yang dihadapi sama yaitu suami atau istri.

Timbulnya kekerasan dalam rumah tangga tak jarang dikarenakan suami istri dalam pernikahannya tidak jujur, sehingga perselisihan akan selalu timbul dalam perjalanan rumah tangganya.

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Lalu bagaimana bila pacaran itu dilaksanakan dengan tak bertemu secara lantas?

Walaupun pacaran tak dilakukan bertemu secara jasmani atau melalui komunikasi telepon / dunia online tetap saja dilarang. Zina dapat dijalankan melewati media telepon ataupun dunia online.

Dengan fasilitas komunikasi semacam ini, bisa saja kita bermesra-mesraan dengan pacar, bisa memuaskan nafsu dengan saling menunjukkan bagian tubuh yang diharapkan, melewati kamera yang terpasang di handphone atau internet semisal. Kenyataannya, kasus pembohongan yang terjadi dikala ini banyak diakibatkan oleh perkenalan lewat dunia maya.

Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!

Pengaruh yang dibuat dari pacaran seperti ini merupakan akibat psikis / syok. Perempuan biasanya mengalami traumatik yang lebih besar dibanding laki-laki. Apalagi, sekiranya dalam berpacaran perempuan tersebut sudah mengerjakan hal-hal yang tidak cocok dilakukan.

Perempuan akan merasa bahwa dirinya sudah tidak perawan lagi, sehingga dalam pergaulan dengan lawan jenisnya ia merasa minder dan tidak layak untuk dicintai. Berbeda dengan laki-laki yang lebih santai dengan permasalahan yang pernah dialaminya. Betapa ini dikarenakan tak ada bukti yang dilabelkan terhadap laki-laki yang pernah bermain-main dengan perempuan.

Penjajakan lazimnya dikerjakan untuk mengenal calon suami ataupun istri sebelum menikah. Alangkah cantiknya sekiranya penjajakan hal yang demikian dijalankan dengan media ta’aruf bukan pacaran. Dengan niat yang sungguh-sungguh untuk mengetahui lebih jauh calon pasangannya, insya Allah akan terdapat pencerahan dari pasangan hal yang demikian.

Demikian info tentang Inilah Taaruf dalam Agama Islam yang Harus Anda Pahami!, semoga artikel kali ini mencerahkan teman-teman semua. Kami berharap post ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *